Tuesday, May 19, 2020

Berjuta Rasa Bersama Kalian

Langit hari ini nampak mendung nan gelap. Sepertinya hujan akan turun sore ini. Semilir angin menusuk hingga menembus jendela tempat aku bersandar. Kutatap langit nan jauh, tampak cahaya kilat nan cepat. Suara gemuruh petir mulai berbisik ditelingaku. Kulihat kedalam, anak anak sedang sibuk dengan sepedanya. Berlari kesana kemari dilorong rumah yang begitu kecil dan penuh barang. Tapi bagi mereka ,itu lah dunianya. Mereka tetap asyik dan berkreasi dengan alat apa saja. Berusaha berdamai dengan keadaan, meski ku tahu itu amatlah sulit. Sudah dua bulan lebih mereka harus #staydirumahaja. Bagiku ini bukan waktu yang singkat.Tak berhenti kuucap syukur, Allah SWT karuniai aku dua sholehah dengan segala kelebihannya. Jangan salah, aku tak memandang kelebihan itu sesuatu yang bisa dinilai dengan harta, piala atau bahkan nilai-nilainya. Bagiku kelebihannya adalah ketika dia bisa bersabar dan ikhlas saat melihat teman-temannya mempunyai kelebihan yang dia sendiri tidak punya.

Terlintas dalam ingatanku, baru kemaren sore saat anak anak kuberitahu bahwa tahun ini kita tidak mudik dulu.

"Gak papa ummi, yang penting kan kita disini bareng bareng, sama ayah sama adik juga" kakak berusaha menenangkan aku yang mulai terlihat cemas.



#Part2
       Masyaallah, hatiku mulai luluh mendengar ucapan kakak. Bukan kali ini saja kakak berusaha menenangkan aku. Air mata serasa menetes tapi aku tahan. Aku berusaha tenang dihadapan mereka. Kadang aku merasa belum bisa memberikan yang terbaik untuk mereka. Tapi bagi mereka itu bukan persoalannya. Perhatianku lah yang mereka butuhkan. Inilah salah satu alasan kenapa aku memilih untuk menjadi seperti sekarang ini. Impian masa muda sudah bukan prioritas untukku. Meski terkadang terbesit untuk bisa lari dan meraih mimpi itu. Sudahlah..aku harus banyak belajar dari kedua putriku. Mereka saja dengan mudah bisa menerima keadaan yang sulit. Bagaimana dengan aku??? Aku berjanji dengan diriku sendiri akan menjadi lebih baik untuk mereka, aku tak akan menyia- nyiakan waktu bersama mereka. Aku sudah mengubur dalam-dalam mimpi itu. Aku yakin suatu saat nanti, aku akan mendapatkan mimpi yang lebih indah. Belaian, usapan dan pelukan sayang, itulah yang selalu anak anak rindukan sampai kapanpun.

Sore itu langitpun menangis. Allah turunkan rahmatnya melalui hujan yang deras. Udara semakin terasa dingin. Irama air yang menetes  seolah mewakili suasana hatiku saat itu. Tak akan kulewatkan moment ini, aku pun panggil duo sholehah.

" Nak sini dekat ummi" kupeluk kakak dan adik yang duduk disebalahku.
"Alhamdulillah turun hujan nak".

Spontan tanpa aba aba merekapun langsung berucap
"Allahumma shoyyiban nafi-an". Kakak dan adik langsung mengangkat kedua tangannya. Sebenarnya tidak heran mereka seperti itu, karena setiap turun hujan mereka akan melakukan hal seperti itu lagi.
Yang membuat aku penasaran, apa ya doa kakak dan adik kali ini??


#Part3

"Aamiin, Aamiin ya Allah". Suara lirih berbisik mengiringi irama hujan. Jari-jari mungilnya menempel erat dengan muka polosnya. Berjuta harapan dan doa mereka sampaikan kepada Rabbnya. Kutarik napas panjang dan pejamkan kedua mataku " Ya Allah kabulkanlah doa kedua putriku, berkahilah mereka jadikan anak anak yang sholehah".  Dengan rasa penasaran aku pun mulai mendekati mereka.

" kalau boleh ummi tau kakak sama adik berdoa apa? Khusuk sekali berdoanya".
"Ahhh malu ummi, kasih tau gak ya?adik dulu aja." Kakak tersipu malu menundukkan kepalanya kelantai.
" ahhh..kakak dulu ummi" . Adik pun melenturkan badannya kelantai.
"  Aku bisikkin aja ya ummi" adik mendekatiku dan mulai berbisik. Suara kecilnya berdesis ditelingaku membuatku merinding. Masyaallah.. anak-anak ini selalu ada saja kelucuannya. Baru saja cemasku sirna, mereka hiasi lagi dengan canda tawa. Membuat aku merasa bahagia didekat mereka.
" Aku ditulis saja dikertas ya ummi" kakak menuliskan doanya dikertas.

Masyaallah dua anak yang sangat berbeda. Punya keunikan masing-masing yang menambah semakin penasaran umminya. 😅


#part4(kamis)

" ummi janji ya jangan bilang bilang kakak" kata adik
" iya tau dek, rahasia kan" kakak memberikan kertasnya padaku.
" Ya sudah kalau rahasia gakpapa, yang terpenting kakak dan adik serius berdoanya. Semoga doanya terkabul ya nak."

Duh anak kecil jaman sekarang ya ,sudah main rahasiaan. Umminya harus bisa maklumin ini. Kita hormati hak mereka. Agar timbul kepercayaan anak ke orang tua.

Kakak dan Adik lanjut bercerita saat ramadhan tahun kemaren. Sepertinya mereka rindu serindu-rindunya. Semua juga ingin pulkam, semua juga ingin kumpul keluarga, semua juga ingin liburan. Tapi  untuk saat ini kita sabar dulu dengan #dirumah aja. Semoga pandemi lekas berakhir.

#Part5(jum'at)

Kakak dan adik mulai bersemangat untuk cerita pengalaman pulkam tahun kemaren. Aku pun senang walau hanya sekedar mengenang dengan cerita. Paling tidak rindu ini sedikit terobati.

"Ummi kalau pulkam aku sukanya pas buka bersama di masjid JI sama i'tikaf malamnya". Kakak berusaha mengingat.
" iya seru tau, ramai ya naik turun tangga". Azlin tak mau ketinggalan bercerita juga.
" Iya nak, ummi jadi kangen ". Kutarik napas pelan
" apalagi pas menginap di masjid, aku suka bawa bantal yang bulat sama guling kecil..hehe" kata kakak
" aku seneng juga kak, boleh ambil es lilin dikulkas..ehmmmm enakkk. Kata Adik
" kakak juga suka sama es buahnya.ehmmmm..lezattt"
" yeeeayy..makanan semua ni yang diingatnya..hehe".aku pun menggoda kakak dan Adik

"Assalamualaikum.."

"Yeaay ayah pulang, ayah bisa buka bareng kan yah?" Tanya Adik.
" Iya dik, tapi Ayah mandi dulu ya, kehujanan ni ayah"

"Ya Allah ini sudah mau magrib ya? jangan  jangan ummi lupa belum masak buat buka..gimana donk? Mana hujan lagi diluar, kalau beli juga repot" Aku pun tersadar dan lekas beranjak kedapur. Terbawa suasana hati dan kelewat seru bercerita sampai lupa.he

" gimana ummi ada makanan buka tidak?



#Part 6(sabtu)

Kulangkahkan kaki secepat kilat, kubuka pintu kulkas melihat bahan makanan. Lah kok sepi tidak ada makanan. Hanya ada kurma dan buah semangaka. Sisi kanan air putih dingin. Ya Allah kenapa bisa begini? Perlahan kubuka pintu frezer. Semoga masih ada yang bisa diolah. Oh harapan satu satunya fikirku.Terlihat seperti ada sesuatu. Aku pun bersemangat membukanya. Ehmmm..Alhamdulillah masih ada ayam ungkep. Terimakasih ya Allah kau masih berikan rizki pada kami. Kadang yang namanya rejeki bagiku tak selalu harus pemberian orang lain. Nemu uang disaku saat mau jemur cucian juga rejeki bagiku. Meskipun uang sendiri yang nyelip di kantong baju dari tahun kapan gitu 🤣🤣.

Kulihat jarum jam pukul 17.30. Wuihhh..jurus sicepat emak-emak harus dikeluarkan. Wajan mana wajan ni, minyak tuang dulu. Eh hampir lupa nyalain kompor. Sreng..sreng. Bolak balik ayamnya dech kayak lagi ngepel lantai aja. Padahal semakin dibolak balik semakin lama matangnya. Biarlah ya,  inilah yang bisa bikin tenang biarkelihatan sibuknya.

Kakak dan adik membatuku siapkan kurma dan Potong buah semangka.
"Ummi mau teh anget dong" pinta adik dari ruang tamu
"Asssiapppp, sepertinya butuh waktu 5 menit lagi ni".

Sambil menunggu ayam matang aku siapin sambalnya. Uleg-uleg yuk diuleg. Lumayan lah ini ma sekalian olahraga. Semua badan harus multitasking. Seru nya emak emak memasak dengan bahan seadanya dan waktu semepetnya.

"Ummiiii, 2 menit lagi kata Ayah". Kakak menyusulku didapur.
"Masyaallah cepat sekali, perasaan tadi kurang 5 menit dech kak" . Ambil piring, aduk aduk teh, ayam sudah siap.

"yuk kak bawa kedepan". Semuanya sudah siap.
" Maaf ya semuanya, ummi keasyikan cerita pulkam jadi kelupaan buat persiapan berbuka hari ini.
"  Alhamdulillah belum telat kan ya".

Adzan berkumandang. Kami buka bersama dengan menu sederhana yang masyaallah nikmatnya. Hujan pun menjadi saksi kebersamaan kita. Suasana hati yang bahagia dan ikhlas akan menambah nikmatnya berbuka.

#Part 7 ( ahad)

Alhamdulillah sampai juga dipenghujung ramadhan. Sedih bercampur gembira terasa. Ku bersujud tak henti memohon kepadaMu. Rasanya baru kemaren berpuasa. Ramadhan sudah akan berlalu. Ya Allah semoga Amal ibadahku dan keluargaku engkau terima.

Suara takbir menggema dimana mana. Terdengar jelas dari masjid samping rumah, mushola belakang rumah. Teringat tahun kemaren masih bisa sungkem dengan mertua di kampung. Malam harinya biasanya kami siap siapkan makanan, setlika baju dan mukena untuk sholat ied. Berkeliling malam di alun alun. Rindu sekali rasanya. Paling bahagia anak anak jika pulkam. Selain melepas rindu dengan embah, disana banyak saudara dari kakak iparku. Agenda wajib itu membuat tenda berkemah didepan rumah . Segala bantal guling dan selimut di bawa dan mereka tidur disana. 1 syawalnya kami biasanya sholat ied dilapangan Joyo. Tidak jauh dari rumah jadi kita seru- seruan pawai dengan motor. Nah setelah itu sungkeman dulu dirumah baru keliling ke tetangga. Anak -anak bersemangat sekali meskipun kita pendatang ya. Bertemu hanya satu tahun sekali dengan tetangga.

"Terimakasih, terimakasih" tak hentinya kakak dan adik berucap dan langsung memasukkan lembaran berwarna biru dan merah kekantong.😆Masyaallah kebahagiaan sendiri buat anak-anak dihari lebaran. Kalau bagiku melihat mereka bahagia saja sudah lebih dari cukup.

"Ummi ayuk tarawih dulu". Ajak kakak
"Lah kok Ummi mau tarawih, kakak kan bercanda
Hehe. Ummi ngelamun ya tadi. Iyan kan? "
"Astagfirullahhaladzim, Ummi keinget kampung lagi nak"
" ayuk kita siap -siap buat sholat ied besok pagi, meski # dirumahaja, kita juga harus rapi dan bersih. Karena bersih adalah sebagian dari apa nak???

"Imannnnn.." jawab kakak dan adik dengan antusias.

Alhamdulillah kebahagian tersendiri ramadhan tahun ini insyaallah kakak puasa full dan Adik juga full magrib hanya saja bolong 1 kali saat sakit leher. Insyaallah berproses, bukan hasilnya tapi lebih ke proses berlatihnya untuk mengkondisikan nafsu ego nya.😘

"Taqoballahu Minna Wa Minkum, Shiyaamana wa shiyaamakum" " Mohon maaf lahir dan batin dari kami sekeluarga kepada sobat pembaca dan semuanya"

"Allaahu akbar  Allaahu akbar, laa illaa haillallahuwaallaahuakbar Allaahu akbar walillaahilhamd.

-The End-

#kmor2020
#30harimenulis
#ramadhanhariterakhir















Monday, May 11, 2020

Gawai oh Gawai

           Dalam masa pandemi seperti  sekarang ini, mendadak gawai menjadi barang yang paling diprioritaskan. Bagaimana tidak? Mulai dari bekerja, kuliah, sekolah, belanja, semua dari rumah. Yang menjadi kendala ketika tiba tiba kuota habis dan tidak bisa setoran tugas-tugas, tidak bisa telpon, sms.😭 Ditambah 1 gawai itu harus dipakai untuk daring anak pertama,anak kedua, ketiga dan seterusnya dengan jam yang bersamaan. Belum lagi dalam waktu yang sama sang Ummi juga harus daring mengikuti kelas wajib. Ini lah yang namanya ekspektasi tidak sesuai dengan kenyataan. Kenyataan itu sesuatu banget ya sobat. Tidak bisa ditebak.😁.

Haruskah marah, kecewa, sedih, atau menangis???


#Part2

Astagfirullah..aku duduk sambil memegang kepalaku. Entah gawai aku taruh dimana. Rasanya mata ini sudah kunang-kunang. Napasku mulai berat. Keringat dingin mulai membasahi bajuku. Aku hanya mendengar pesan wa beberapaka kali masuk. Sesekali aku melihat anak -anak sedang sibuk dengan tugasnya masing-masing diruang depan. Kepalaku rasanya seperti ditindih batu besar. Aku berfikir mau minta tolong kesiapa?.


#Part3

"Ummiii...ummmiii...aku mau setoran".suara kakak dari ruang depan.
"Aku juga ummi...adek dulu kakak, kakak ngalah donk".bela adik
" kakak kan yang bilang dulu, adek habis kakaklah berarti".

Kudengar anak anak masih ramai berebut mau setoran hafalan Al Qur'an nya. Terdengar kakak dan adik mulai mencari-cari gawai mana gawai ummi ya.  Ya Allah gimana ini badanku rasanya masih berat untuk bangun. Mereka kan juga butuh aku untuk menyimak. Aku berusaha tarik napas dalam -dalam. Aku ingat ingat lagi kenapa ya kepala rasanya berat, mata kunang-kunang dan badan sakit semua. Gak biasanya aku seperti ini. Pas banget ayah anak anak juga sudah berangkat kerja pagi-pagi. Ya Allah..gimana ini?


#Part4
Aku pun berusaha bangun dari lantai tempat dudukku, untuk menghampiri anak anak. Kaki ini berusaha keras untuk bisa  gerakkan badanku. Tiba tiba pandanganku tertuju pada kalender yang menempel didinding tak jauh dari tempat dudukku. Kutarik nafas dalam dan sedikit lega, setelah melihat tanda pengingat yang melingkar di tanggal 16. Ya Allah...ternyata hari ini biasanya aku sudah kedatangan tamu bulanan 😁. Pantas saja badan terasa sakit sampai kekepala. Aku mulai meyakinkan diri kalau aku harus kuat dan lawan rasa sakit ini. Karena aku tau, memang setiap bulannya gejalanya sama saja. Hanya saja bulan ini agenda padat merayap dari pagi sampe mau pagi lagi😅, sampai terkadang tidak tau hari atau tanggal.

"Ummi mana gawai ummi", kakak mencari dan mendekat ke arahku.

Belum aku berkata kata. Tiba tiba kakak berteriak.


Part5
Astagfirullah ummi, ummi kenapa kok keringat dingin.
"Ummi sakit ya?"
"Enggak apa apa, ummi insyaallah sudah mendingan nak".
"Ummi baru ingat kalau mau datang tamu bulananan, kan biasanya ummi begini."

Kakak berusaha memelukku. Kakak memang anaknya sensitif. Paling gak bisa kalau melihat umminya kesakitan atau menangis. Alhamdulillah tak berhenti aku bersyukur kepada Illahi. Kakak dan adik selalu perhatian denganku. Mendengar kakak menangis, adik segera berlari menghampiriku dan kakak.

"Ummi kenapa kak, jangan sakit ya ummi". Adik mendekatiku dan duduk disampingku.
"Adik sih sukanya berisik, jadi ummi pusing kan ?".kakak mulai menggoda adik dan sesekali memandang adik.
"Enggak sih...enggak kan mi?".bela adik
"Ummi kakaknya tuhhhh..tadi tidak mau ngalah sama aku, aku kan mau setoran dulu. Kata adik
"Bukan mi, yang benar kakak dulu yang tadi panggil ummi".
" kakak kan bilang dulu dek,  ummi pinjam gawai ya?, ehhh malah adik ngikutin mi."

"Sudah sudah gak baik kalian seperti itu".
"Inget apa pesan ummi dan ayah?"


Part 6

" kalian tidak boleh saling berebut apalagi berantem ya, itu gak baik nak".
"Kakak harus sayang ma adeknya
, adek juga harus menghormati kakak yang lebih tua dari adek ya!"
" sekarang kalian salaman saling memaafkan". Aku menyatukan tangan adek dan kakak sambil tersenyum.

Kakak dan adekpun bersalaman dan saling memaafkan.

"maaf ya ummi, kita gak tau kalau ummi lagi kesakitan disini". Kata kakak


#Part7

"Iya gakpapa kak, Alhamdulillah ini agak baikan."aku berusaha berdiri dibantu kakak dan adik
"Ayo ummi aku bantu."kata kakak
"Iya terimakasih kakak adik, ummi duduk disitu saja". Aku menunjuk kursi diruang tamu
" Sekarang kalian setoran dulu ya, kakak dulu baru adek ya".
"Adik bersabar dulu ya soalnya kakak sudah hafal ayatnya langsung direkam aja sekarang."
"Iya ummi, aku mewarnai saja dulu."kata azlin
"Sekarang bantu ummi cari gawai nya ya ."
"Gawai oh Gawai dimana kau...?bunyi dong sayang." Kakak mencari disela sela kursi
"Aku tadi lihat dekat ummi kayaknya kak, pas ummi duduk dibawah." Adik berusaha mencari di dekat dinding

Kami pun masih disibukkan dengan mencari gawai. Aku melihat jam dinding sudah menunjukkan pukul 11.00. Anak -anak sudah lewat jam setoran ini ma.Ya allah dimana gawainya ya? Kami pun duduk terdiam dan tiba tiba "blep...blep..blep..."

"Yeayyyyy... Alhamdulillah ada Ummi ketemu ni gawainya." Kakak dan adik berlari kedalam kamar dan mencari darimana arah suara gawai.
"Aku dulu yang ambil kakak" kata adik memegang erat sekali gawainya.
"Ih adek inget kan, kata ummi kakak dulu yang setoran ya. "
"Jangan berebut lagi ,kasian ummi ntar sakit lagi gimana?"
"Ya udah ni kak, kakak dulu tapi jangan lama lama ya!" Adik pun memberikan gawainnya kepada kakak

Alhamdulillah Akhirnya Gawai pun ketemu dan Aku sudah mulai membaik. Sekarang waktunya mendampingi duo sholehah untuk setoran. Semangat ya nak..Allahuakbar..

The End

#kmor2020
#30 hari menulis









Sunday, May 10, 2020

Bebas atau Takwa

Manusia adalah hamba Allah SWT yang  sangat dimuliakan. Bagaimana tidak? Manusia diciptakan dengan kelebihan akal, yang tidak dimiliki oleh makluk Ciptaan Allah SWT laiinya dimuka bumi ini. Dengan akal  manusia akan dapat membedakan mana perbuatan yang baik dan mana perbuatan yang buruk.

Manusia akan menggunakan akalnya untuk berfikir,  kapan harus memenuhi dirinya akan kebutuhan jasmani seperti makan, minum, tidur, dan kebutuhan naluri yaitu ghorizah baqa(mempertahankan diri), garizah nau(melangsungkan keturunan) dan ghorizah taddayun(naluri beragama).


Lalu untuk apa manusia diciptakan?

Pada surat Adz Dzariyat ayat 56. Di sana, Allah Ta’ala berfirman,

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz Dzariyat: 56)

Dari firman Allah diatas dapat kita pahami bahwasanya Manusia diciptakan untuk menghamba kepada penciptaNYA. Adanya bumi dan seisinya termasuk manusia diciptakan Oleh Allah SWT sebagai bukti akan kebesaran Allah SWT. Hidup untuk beribadah kepada  Allah  SWT dan Akan kembali kepada Allah SWT.


Jadi Tidak ada alasan lagi bagi kita untuk menghindar dari Aturan Allah SWT, dengan bebas semaunya dalam bertindak. Manusia diciptakan dengan seperangkat aturannya. Aturan itu sudah jelas ada didalam Al Qur'an dan Sunnah. Akan ada hari dimana manusia mempertanggung jawabkan perbuatan baik dan buruknya  selama didunia. Kewajiban kita adalah mengikuti aturan sesuai dengan syariat Allah, agar terhindar dari dosa dan siksa api neraka.

#kmor2020
#30harimenulis
#harike17
#alazcreative
#ummualaz



Saturday, May 9, 2020

Nuzulul Qur'an

Memasuki hari ke 16 Ramadhan artinya sebentar lagi kita akan memasuki malam Nuzulul Quran. Malam Nuzulul Quran sendiri biasanya diperingati tiap tanggal 17 Ramadhan.

      Sebenarnya tak banyak yang harus dipersiapkan, karena hari hari sebelumnya kami sekeluarga melaksanakan kegiatan amaliah yang Alhamdulillah rutin berjalan. Kalau saya pribadi, mungkin yang perlu dipersiapkan lagi adalah tenaga dan kondisi tubuh juga keistiqomahan. Terlalu banyak iklan jika sudah mulai malam malam akhir ramdhan☺

   Jangan sampai dimalam malam terakhir ramadhan ini, kita menyibukkan dengan hal lain yang kurang bermanfaat dan lupa untuk memperbanyak ibadah malam. Menjaga juga, jangan berkegiatan yang terlalu menguras tenaga dipagi atau saat menyiapkan menu buka. Bisa jadi karena kelelahan ditambah makan yang terlalu kenyang, dikhawatirkan rasa mengantuk yang akan datang.

   Mari kita sambut datangnya malam kemuliaan ini dengan memperbanyak kegiatan amaliah kita. Sholat malam, Tarawih, dzikir, tadarus  Al Qur'an, Murojaah hafalan dan amalan yang laiinya. Dibeberapa masjid sebelum ada wabah Covid 19,  biasanya ada i'tikaf. Selama i'tikaf kita bisa perbanyak membaca Al Quran atau dzikir lainnya.  Tetapi Ramadhan kali ini berbeda ya,  meski  harus #dirumahaja insyaallah tidak akan mengurangi pahala. Asalkan jangan dibawa kekasur ya sobat..harus tetap terjaga😁. Terus semangat ya sobat... ibadahnya jangan lupa.😍

#kmor2020
#30hari menulis
#hari ke16
#alazcreative
#ummualaz

Friday, May 8, 2020

Al Kahfi dulu jangan lupa di Hari Jum'at Berkah

Ramadhan hari ke15 ini bertepatan dengan hari jum'at. Banyak amalan yang bisa dilakukan untuk menambah pahala, terlebih dibulan ramadhan ini. Salah satunya dengan membaca surat Al Kahfi. Apakah harus dimalam jum' at atau dihari jum'at saja membacanya?

      Sebenarnya membaca Surat Al Kahfi tidak hanya baik dibaca pada hari Jumat saja melainkan setiap hari.
Akan tetapi, memang dianjurkan bahwa sebaiknya Surat Al Kahfi dibaca saat terbenamnya matahari di hari Kamis hingga terbenamnya matahari di hari selanjutnya yakni hari Jumat.

     Hal ini dijelaskan pula oleh seorang ulama. Dr. Muhammad Bakar Isma’il dalam kitab Al-Fiqh al Wadhih min al Kitab wa al Sunnah menjelaskan bahwa salah satu amalan yang dianjurkan untuk dikerjakan pada malam dan hari Jum’at adalah membaca Surat Al Kahfi.(https://makassar.tribunnews.com)

     Al Kahfi adalah surat ke-18 dalam Al Quran. Surat ini terdiri dari 110 ayat dan termasuk golongan surat Makkiyyah yang berarti penghuni penghuni gua.

    Dikutip dari tribunnewsbogor.com, Dikisahkan tujuh pemuda Ashabul Kahfi tersebut tertidur selama 309 tahun. Kisah ini terjadi sebelum zaman Nabi Muhammad SAW. Mereka bersembunyi di dalam gua untuk melarikan diri dari kekejaman Raja Dikyanus. Menurut beberapa sejarawan Islam, ketujuh pemuda tersebut bernama Maxalmena, Martinus, Kastunus, Bairunus, Danimus, Yathbunus, dan Thamlika.
Ada pula seekor anjing bernama Kithmir, yang diyakini sebagai satu-satunya anjing yang masuk surga.

       Nah sobat, salah satu keutamaan membaca surat al kahfi adalah akan dihindarkan dari fitnah dajjal. Berikut dikutip dari detik.com. Berdasarkan Hadist Riwayat Muslim nomor 809, dari Abu Darda' radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda

Arab: مَنْ حَفِظَ عَشْرَ آيَاتٍ مِنْ أَوَّلِ سُورَةِ الْكَهْفِ عُصِمَ مِنَ الدَّجَّالِ

Artinya: Siapa yang menghafal sepuluh ayat pertama dari surat Al-Kahfi, maka ia akan terlindungi dari Dajjal (fitnah).

     Seperti kita ketahui Dajjal adalah fitnah terbesar akhir zaman. Karena itu, ketika Dajjal muncul nasib umat manusia akan menyedihkan. Khususnya kaum Muslim, kehadiran Dajjal sangat dikhawatirkan. Bukan hanya sebagai penanda datangnya hari kiamat, Dajjal juga akan membuat akidah terbolak-balik lewat fitnahnya. Mari kita terus perbanyak amalan kebaikan dibulan yang mulia dan penuh ampunan ini. Kita baca surat Al Kahfi dan menghafalkan minimal 10 ayat pertama ya sobat,  Semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT dan dijauhkan dari fitnah Dajjal.

#kmor2020
#30harimenulis
#harike15
#alazcreative

Thursday, May 7, 2020

Menjelajah Seru Pasar Tradisional

Berbicara soal pasar, tidak akan jauh kaitannya dengan belanja dan wanita. Mulai dari anak-anak, remaja ,ibu ibu sampai nenek nenek paling suka kalau diajak belanja kepasar. Ada beberapa pasar yang pernah saya singgahi, ada pasar tradisional, pasar dadakan, pasar modern. Oh ya ada satu lagi ni buat warga +62 atau jaman now, pasar Online.hehe🤩

      Saya disini akan berbagi pengalaman keseruan saat belanja di pasar tradisional Ciputat😅

        Dari rumah ke pasar tradisional ini sebenarnya tidak jauh, lumayan dekat karena bisa ditempuh dengan motor kurang lebih 10 menit jika tidak macet. Pernah juga mencoba dengan angkutan umum sekitar 20 menit perjalanan. Biasanya kalau saya naik angkutan umum, saya berhenti dibawah jembatan layang. Sudah bisa ditemui disekitaran tempat pemberhentian angkot ini,  banyak kios kios  permanen penjual emas, dan service jam tangan, serta kios alat alat dapur juga elektronik.      

        Disisi seberang jalan atau dekat pintu masuk utara berjejeran kios penjual bahan kain, penjual sprei, taplak meja dan aneka peralatan sekolah dan alat alat rumah tangga. Diantara kios kios itu ada satu bangunan bernama Plaza,  dengan 3 lantai menjual anek barang seperti jilbab, gamis, khimar, tas, sepatu dll. Tapi saya baru menjelajah dilantai satu saja, soalnya sudah lumayan berkelilingnya didalam pasar, kalau harus naik sampai lantai 2 yang ada nanti bisa naik tak bisa turun.hehe. Berkeliling didalam pasar menurut saya juga sudah cukup seru. Apalagi waktu belum hafal peta lokasi pasar, lucu sekali sampai berkeliling alias muter muter berkali kali. ehhhh... ketemunya ya gang gang itu lagi. Mana yang dicari terkadang tidak kebeli malahan membeli belanjaan yang  terkadang tidak sesuai dengan daftar belanjaan..hihihi..jangan diitiru ya sobatttt, emak emak satu ini suka hilang fokus dan khilaf😅

        Untuk masuk kedalam pasar harus menyeberang jalan dari tempat pemberhentian angkot karena saya datang dari utara,  dan bisa langsung masuk dari pintu terdekat yaitu pintu utara atau pintu barat.

       Seperti kita tahu namanya pasar pasti jarang sepi pengunjung. Mulai dari parkiran motor yang berjejer seperti panjang rel kereta🤣, tanah yang masih becek becekan, dan kadang ada aroma tambahan dari sisa sisa sayuran yang menumpuk dipojokan😅, ditambah dengan pengunjung yang berdesak desakan. Sesuatu banget rasanya ya, muter muter bergandengan tangan dengan duo sholehah dan bawa barang belanjaan. Dengan gamis yang menjuntai mereka harus menarik keatas dengan kedua tangan.😁 sabar ya nak namanya juga dipasar tradisioanal...😁. Sesekali boleh ikut ummi kepasar, tapi besok besok dirumah saja ya nanti dioleh olehin kue pukis dan es cendol sukanya adik dan kakak..hihihi

       Aneka macam buah buahan dipasar tradisional ini lengkap ya. Mulai dari buah musiman seperti durian, rambutan sampai buah yang tidak musiman pun banyak ditemui. Ada kios kiosnya juga didalam pasar ini. Ada yang sudah bangunan tetap ada yang bangunan semi permanen. Kios ikan segar dan daging sapi ada disebelah timur. Bisa masuk dari pintu timur, dan bisa dilihat berjejeran kios daging ayam, daging sapi dan ikan segar. Disisi luarnya juga berjejer pedagang bunga dan buah buahan, bersebelahan dengan parkiran luar pasar. Dibagian tengah pasar bisa kita temui berbagai macam pedagang yang menjual sayuran buncis, sawi, tomat kentang, bayam, cabai. Ada juga penjual bumbu dapur yang dihaluskan, yang memudahkan emak emak buat ungkepin ayam tinggal balur balur saja😁.

     Dari pintu barat saya bisa menjumpai aneka makanan snack ringan dan penggilingan. Buat ibu ibu yang hobi makan bakso,somay, batagor, empek empek dan teman temannya, heheh bisa menggilingkan dagingnya ditempat ini. Sebelum pintu masuk juga banyak pedagang yang menjual buah buahan segar. Padah bulan ramadhan seperti ini, biasanya dibahu jalanan ada pedagang dadakan yang menjual aneka macam kue ta'jil. Lengkap pokoknya ya tinggal pilih dan bungkus.hehehe. Masalah harga untuk dipasar ini lumayan murah ya apalagi kalau membelinya ditempat yang sudah berlangganan. Dengan harga tukang sayur disamping rumah masih ada selisih ya walaupun tidak banyak. Tapi tetep suka aja kalau kepasar walau harus mengorbankan waktu dan tenaga. Sekalian untuk refresing buat ibu ibu yang seharian padat rutinitas.😁

      Sebenarnya masih banyak yang mau diceritakan, tapi cukup sekian dulu ya sobat, insyaallah sambung lagi. Monggo silahkan yang mau menambahkan atau berbagi pengalaman serunya dipasar tradisional.🤗

#kmor2020
#30harimenulis
#harike14
#alazcreative
 

Wednesday, May 6, 2020

Hikmah Covid 19 Meski Harus #dirumahaja

     Semenjak adanya  wabah covid 19 di Indonesia, pemerintah memberlakukan adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar(PSBB) wilayah, tentu ini sangat berdampak terhadap semua aspek kehidupan. Semua kegiatan berubah dari sebelumnya. Mulai dari sekolah, kuliah, bekerja dan beribadah dikerjakan dirumah.

       Bagi seorang ibu rumah tangga seperti saya ini, mungkin sudah terbiasa dengan pekerjaan rumahan yang tidak ada habisnya. Hampir setiap hari sebelum ada wabah covid 19, saya sudah menghabiskan waktu dengan rutinitas rumah. Tapi untuk sebagian ibu pekerja, tentu ini bukan hal yang mudah, disamping harus bekerja dirumah, sang ibu juga harus berperan sebagai pendamping anak anaknya saat pembelajaran online. Karena sebelumnya juga belum ada persiapan dan perencanaan, tentu ini jadi kendala tersendiri. Mendadak jadi guru, mendadak tugas sekolah banyak, mendadak pekerjaan rumah laiinya menumpuk dan semua itu harus terselesaikan.😭

        Melihat kondisi tersebut, sebagai seorang ibu saya harus mempunyai perencanaan yang matang. Mengingat peran seorang ibu sekarang ini, adalah pahlawan wanita garda terdepan dalam mendampingi anak anak dirumah.😍. Terlebih dibulan ramadhan ini, harus mulai menyusun jadwal kegiatan dari bangun sahur sampai ketemu sahur lagi.hehehe..semangat ya sobatt🤩

       Meski #dirumah aja kita harus tetap produktif ya sobat, seperti saya saat ini, alhamdulillah ada kesibukan tambahan untuk ikut kelas menulis #kmor2020. Meski masih pemula semangat aja, lanjuttttt terusssss 😁. Memang tak bisa dipungkiri kalau pekerjaan rumah saja, sebenarnya sudah menyita waktu dan membuat lelah jiwa dan raga. Ditambah harus ikut kelas menulis. Tapi saya tidak bisa berlari dengan kondisi sulit ini, marah atau kecewa. Sikap itu hanya akan membuat stres dan  imunitas tubuh kita akan menurun. Tidak mau kan jadi seperti itu sobat????

       Oleh karena itu, saat ini kita harus lebih banyak bersyukur dan tetap #dirumahaja ya sobat, agar mata rantai penularan  covid 19 terputus. Kita nikmati saja kebersamaan bersama keluarga kecil dengan melakukan hal hal kecil yang bermanfaat. Bisa jadi jika tidak ada wabah ini, biasanya kita jarang berkumpul dengan keluarga, bahkan hanya sebatas ngobrol saja jarang. Nah, sekarang waktunya untuk mengisi waktu #dirumah aja dengan sebaik baiknya. Bisa membuat mainan dari barang barang yang sudah tidak terpakai, mencoba resep masakan baru, menanam sayuran, pelihara ikan, dan jangan lupa sobat dirumah, harus meningkatkan amalan ibadah kita ya, murojaah tilawah, tarawih dan berdoa kepada Allah SWT. Semoga wabah covid 19 ini segera berakhir, agar  bisa kembali normal seperti sedia kala.aamiin.

#kmor2020
#30harimenulis
#harike13
#alazcreativ

Tuesday, May 5, 2020

Travelling to Jogjakarta

         6 hari travelling dijogja untuk mengobati stress😅

       Pada bulan januari keluarga besar randu dongkal mengadakan kegiatan rutin satu tahun sekali yaitu santunan orang yatim. Berdasarkan musyawarah anggota, kali ini akan diadakan di kota gudeg yaitu Jogja. Setelah agenda santunan biasanya kami berwisata kebeberapa tempat juga.

       Hari pertama, keluarga kecil saya berangkat lebih awal dari rombongan yang lain. Kami harus membantu persiapan di Jogja untuk pasang tenda, sewa kasur dan belanja aneka macam kebutuhan untuk menyambut rombongan lain yang akan datang. Sekitar pukul 04.30 kami sudah siap didepan rumah, menunggu kendaraan sewa yang akan mengantar kami ke stasiun senin. Terlihat sekali wajah bahagia anak anak untuk segera naik kereta.😉

"Ummiii, ayahhhh mana mobilnya gak dateng dateng lama banget? Tanya kakak.
"Sabar ya nak, supirnya gak bisa ditelpon". jawab ayah
"Cancel aja gimana yah, waktu dah mepet banget ini?, kereta berangkat jam 06.00 pagi. Ummi melihatkan jam tangannya keayah.
" baiklah, cancel saja kita ganti mobil lagi". Ayah memesan mobil lain lewat hp.
"Alhamdulillah dapet, itu sudah datang". Kata ayah sambil menunjuk dari arah mobil datang.
"Ayukkkk segera nak masuk mobil, tasnya biar dinaikain ayah". Kata ummi

Semua masuk mobil dan berangakat menuju stasiun. Ayah duduk didepan samping supir. Saya dan anak anak duduk dibelakang.

" yah gimana ini kekejar gak ya kereta?,  berangkat jam 06.00 lagi?. Tanya ummi
"Sabar ya mi, ini lagi diusahain sama bapak supir biar agak cepet jalannya".

      Selama diperjalanan saya dan suami lebih banyak diam. Rasa khawatir pun menyelimuti kami. Sesekali suami melihat saya yang duduk dibelakang dan menganggukkan kepala. "Tenang mi, doa aja". Kata suami. Terbersit dalam pikiran gimama ini kalau nanti macet didepan, ya allah mana tiba tiba hujan deras, apa bisa kekejar ya kereta?😔

      Baru kali  ini saya merasakan arti dari sebuah perjalanan yang menegangkan. Perjalanan yang biasanya hanya ditempuh dengan waktu 1 jam, tapi terasa sangat lama dan tidak sampai sampai ke stasiun, padahal mobil berjalan sangat cepat ditengah hujan yang turun sangat deras. Duduk tidak nyaman, pikiran bercabang kemana mana, khawatir ketinggalan kereta dan khawatir juga dengan kondisi mobil yang terus melaju sangat kencang dengan kondisi jalanan yang licin.

     Alhamdulillah sampai juga kami di stasiun senin, pas sekali hujan baru saja reda. Ayah langsung berlari ke loket penukaran karcis dan saya dengan anak anak langsung mengantri dipintu masuk penumpang.

    Sayapun melihat ke arah jam besar yang menempel didinding ruang tunggu kemudian ke papan keberangkatan. Tak ada nama kereta Progo disana. Terlihat petugas yang berjaga mengganti papan dengan nama kereta selanjutnya. Kaki ini terasa lemas tak kuat rasanya berdiri dalam antrian. Anak anak terlihat sekali kebingungan. Saya pun berusaha menenangkan anak anak,  meskipun saya sendiri sedang tidak nyaman dengan kondisi saat itu. Akhirnya sayapun memberanikan diri bertanya dengan bapak petugas yang jaga.

" maaf bu kereta baru saja berangkat".kata bapak petugas kereta.
" ya Allah benar pakkkk,  oh tidakkk.. kami ketinggalan kereta".
"Maaf bu baru saja pukul 06.00 tepat berangkat".

      Dua kaki saya selonjorkan dikursi ruang tunggu penumpang dan tarik napas. Sesekali melihat anak anak dan meyakinkan mereka agar tidak panik.

"Maaf ya nak, mi kita ketinggalan kereta sudah berangkat satu menit yang lalu kata petugas loket". Ayah datang dari arah penukaran tiket kekursi tunggu penumpang tempat kami duduk.
"Alhamdulillah ini dapat kereta selanjutnya, kita tunggu 2 jam gakpapa ya?, pas banget rejeki tinggal 4 kursi".

    Masyaallah, semua rasa berkecamuk dalam pikiran antara rasa kecewa, bahagia, terharu dan bersyukur
bisa sampai distasiun. Terpikir juga mobil yang jalannya super ngebut ditengah ujan yang deras dan Allah SWT masih berikan keselamatan dan jinkan kami untuk ikut kereta selanjutnya.
                                    @@@

08.00 wib kereta berangkat dari Stasiun Senin menuju Stasiun Tugu Jogjakarta. Dalam waktu yang singkat kamipun pecah tawa. Anak anak senang sekali menikamati pemandangan diluar. Sepanjang kereta melaju, terlihat hamparan hijau pohon dan sawah  menyejukkan mata dan menangkan jiwa,  apalagi sebelumnya turun hujan. Terasa sekali suasana bahagia dan kebersamaan saat itu.

     Hari kedua,
suasana dan rasa yang berbeda saya rasakan ketika bangun pagi. Rasa lelah masih sedikit terasa dibadan, sedikit susah untuk digerakkan dari tempat tidur. Ternyata saya sengaja tidak dibangunkan, karena memang kebetulan sedang datang bulan😊 .

    Saat berjalan keluar kamar ternyata sudah banyak orang berkumpul dirumah bude. Mereka melakukan tugasnya masing masing terlihat ayah sedang menata kasur,ada yang pasang tenda dan ada bude dengan empat tukang masak yang disewa oleh bude sedang memasak makanan didapur. Anak anakpun bercanda gurau bermain lari larian keluar masuk rumah. Suasana kebersamaan yang jarang sekali saya rasakan, berkumpul dengan keluarga besar paguyuban.  Mulai terlihat saudara saudara dekat sudah berdatangan. Terobati kangen kami dengan pelukan dan bertanya kabar. Kedekatan itu terasa sekali.

    Hari ketiga,
rombongan dari keluarga jakarta sudah sampai di Jogja. Mereka menempati kamar kamar yang sudah disediakan. Malam ini kami akan mengadakan acara santunan untuk orang orang yatim. Suasana sedikit berbeda dari hari sebelumnya yang masih terlihat satu dua orang keluarga saja. Hari ini hampir  tiga puluh keluarga berkumpul disatu rumah😅. Alhamdulillah rumah bude sangat luas dan bisa menampung kami semua. Hiruk pikuk suara meramaikan rumah, suasana penuh dengan canda tawa.
      Malampun tiba, waktunya kami untuk memulai acara karena tamu tamu sudah berdatangan memenuhi kursi tamu. Acara berubah menjadi hening dan khusuk ketika acara mulai dibuka dengan basmallah. Lantunan ayat Al qur'an terdengar begitu menyentuh kalbu. Terlihat wajah bahagia dari tamu undangan yang hadir. Sesekali saya bersapa dengam tamu undangan, banyak belajar dan harus selalu bersyukur jika mendengar kisah  kisah perjuangan mereka. Semoga Allah berkahi acara santunan ini.

Hari keempat,
    saya dan keluarga besar melakukan perjalanan ke pantai yang sangat indah di wonosari Jogjakarta , Pantai Indidari. Wonosari terkenal dengan banyak pantai yang indah dan pas buat berselfi😁. Kami menyewa 2 bis, Alhamdulillah semua bisa keangkut..hehe. Tidak bisa pilih tempat duduk ya karena siapa cepat dia dapat😅.

    Kami rasakan keseruan saat diperjalanan, dimana ketika terpisah rombongan bis dan kami harus menunggu lama, tapi ternyata bis yang ditunggu malahan jalan duluan🤣. Anehnya malahan bis saya yang sampai duluan dipantai, karena pak supir lewatin jalan alternatif yang menguji andrenalin penumpang. Naik turun jalanan bergelombang, geyol kanan geyol kiri😆. Terlihat bude dan pakde yang sudah sepuh berpegangan kencang kursi depannya. Menikmati pemandangan dengan suasana menegangkan.

    Mendekati pantai , rombongam bis saya banyak berpapasan dengan kendaraan yang keluar masuk area wisata pantai. Setelah adegan menegangkan kami masih harus bersabar karena setiap berpapasan dengan kendaran lain, harus berhenti salah satu dan menunggu antrian untuk jalan kedepan.lamaaaaaaaa dirasaaaa padahal rasa penasaran dengan pantai sudah tak bisa dibendung.😂. Tak selang berapa lama saya pun sampai dipantai tujuan, Pantai indidari. Masyaallah semilir angin berbisik ditelinga. Syurrrr...syurrrrr...😁. Tak sabar rasanya mau langsung meluncur dan main basah basahan dipantai.

Eittttttssss...bersambung dulu ya ceritanya sampai disini, berhubung sudah habis jadwal menulis dan harus siapkan menu buka puasa. Maklum dari pagi sudah pegang  kbm duosholehah.🙏

Nantikan cerita seru saya naik perahu kano, dan keseruan laiinya ya..sabar ya sobattttt😘

#kmor2020
#30harimenulis
#harike12
#alazcreativ
#ummualaz



                     
                                   

Monday, May 4, 2020

Impian itu Perjuangan

"Siapa saya?😁"
"Ibu rumah tangga  yang luar biasa."
"Masyaallah...Kok bisa?😉"
"Ya bisa dong sobat( harus optimis)😊."
"Karena sejauh ini saya tidak biasa berdiam diri saja".
"Terus berupaya meski kelelahan, kegagalan kadang silih berganti".😣
"Semangat terussss..Yakin Aku Pasti bisa"🤗

       Semua orang tentu punya harapan atau impian dalam hidupnya. Meski hanya ibu rumah tangga saya juga mempunyai cita cita yang ingin diwujudkan. Terus berusaha menjadi ibu pembelajar, ikhtiar selangkah demi selangkah sesuai kemampuan. Targetkan dan bangun relasi yang baik serta susun perencanaan agar impian bisa tercapai.

      Ya Rabb,  tanpa campur tanganMU impian ini tidak akan berarti apa apa, semoga impianku tercapai mencetak dua sholehah Aliya dan Azlin menjadi hafidzoh 30 juz dan Ulama besar sholehah yang taat terhadap syariatMU. Kumpulkanlah kami sekeluarga disurga firdaus.aamiin.

       Tulisan ini akan memotivasi saya untuk terus berjuang, meski lelah dan letih dirasa😢, karena impian itu tidak bisa diraih hanya dengan berdiam. Butuh sebuah perjuangan dan pengorbanan. 😭✊

#kmor2020
#30harimenulis
#harike11
#alazcreative
#ummualazduosholehah

Sunday, May 3, 2020

Sabar Kunci Kehidupan

        Kunci ketenangan hidup bagi saya itu adalah bersyukur, ikhlas dan Sabar. Bersyukur dengan apa yang Allah SWT takdirkan untuk kita. Segala hal yang datangnya dari Allah SWT pasti itu yang terbaik. Bisa jadi sesuatu hal bagi kita mungkin tidak baik, tetapi dihadapan Allah SWT itu adalah baik.

        Selain bersyukur, kita juga harus selalu ikhlas dengan melakukan suatu kebaikan tanpa mengharap imbalan sedikitpun. Berbuat ikhlas semata mata karena mengharap keridhoan Allah SWT.

       Terakhir yaitu Sabar, bagi saya sabar tidak cukup hanya berhenti pada sikap menerima, atau diam dengan suatu keadaan atau ujian dari Allah SWT. Tetapi alangkah baiknya, jika kita terus berikhtiar sesuai dengan kemampuan.

Allah berfirman dalam surat Al Baqarah ayat 286 :

لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۚ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ ۖ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا ۚ أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

         Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma’aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.”
(Https://www.islamkafah.com)

      Dari ayat di atas dapat kita pahami bahwa Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dan ini merupakan janji Allah, jadi sesungguhnya tidak mungkin Allah membebani kita dengan ujian yang tidak kita sanggup.

#kmor2020
#30harimenulis
#harike10
#alazcreativ
#ummualaz

Saturday, May 2, 2020

Sedekah itu Berkah

        Bulan ramadhan adalah bulan penuh dengan keberkahan dan kemuliaan. Semua orang mukmin saling berlomba lomba untuk memperbanyak amalan kebaikan, agar mendapatkan berlipat pahala dan ampunan dari Allah SWT. Diantara banyak amalan kebaikan, salah satunya adalah dengan bersedekah.

        Ada kisah teladan dari putri Rosullullah yang bernama  Fatima AzZahra, dimana kala itu ada seorang musafir menemui Rosulullah SAW di masjid, yang meminta makanan dan baju ganti kepada Rosullullah SAW . Akan tetapi saat itu Rosulullah tidak mempuanyai apa apa untuk diberikan kepada musyafir. Kemudian Rosulullah SAW meminta musafir untuk datang kerumahnya.

 "Datanglah kerumahku, disana ada putriku fatimah az zahra". Kata Rosulullah kepada musafir.
"Dia lebih mencintai Allah daripada dirinya sendiri".
Kemudian sahabat nabi mengantar musafir kerumah, untuk bertemu dengan fatimah. Musafirpun menceritakan maksud kedatangannya.
"Aku hanya punya kalung satu satunya pemberian suamiku Ali bin abi tholib saat pernikahan, ambilah dan jual untuk kau belikan makanan dan baju". Kata fatimah kepada musyafir.

         Musafirpun pergi dan menemui Rosulullah SAW dengan melihatkan kalung pemberian dari fatimah. Rosulullah SAW pun menangis melihat pengorbanan putrinya itu. Tak berapa lama sahabat nabi yang lain mengajukan diri untuk membeli kalung fatimah yang diberikan kepada musyafir dengan harga yang berlipat. Bahkan sahabat nabi juga telah memberikan unta kepada musyafir dan menyerahkan kembali kalung itu kepada Rosulullah SAW, dan juga memberikan budak untuk Rosulullah SAW.

        Melihat hal itu Rosullullah pun melakukan hal yang sama kepada fatimah. Fatimah terkejut dan bahagia karena mendapatkan kalungnya kembali, kemudian fatimah juga memerdekakan budak pemberian dari Rosulullah.
(https://m.detik.com/news/berita/d-3236111/kisah-teladan-fatimah-az-zahra-dan-keistimewaan-kalungnya)

        Dari kisah teladan diatas, mengajarkan kepada kita bahwa sedekah itu tidak akan mengurangi harta.

       Allah telah menjanjikan kepada ummat ini bahwa setiap harta yang diberikan di jalan kebaikan karena ikhlas mengharapkan ganjaran dari-Nya semata, pasti Allah akan memberikan balasan terbaik di dunia dan akhirat.

مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al Baqarah: 261)

#kmor2020
#30harimenulis
#harike9
#Alazcreative




Friday, May 1, 2020

Resep Buka Puasa

Pizza Telur Rame Rame
( Ala ummu AlaZ dan Duohafidzoh)😁

Bahan- Bahan
2 butir telur ayam
1 kulit lumpia (beli jadi)
2 sendok makan margarin untuk olesan
1/4 sendok teh merica bubuk
1/2 sendok teh garam
1/4 sendok teh gula pasir

Bahan Toping

1 siung bawang putih cincang halus
1/2 buah bawang bombay, dicincang halus
100 gram daging sapi giling.
50 gram (1/gelas) Makaroni
45 gram (1 buah sedang) jagung segar
50 gram saus tomat
1/2 sendok teh garam
1/4 sendok teh merica bubuk
1/4 sendok teh gula pasir
1 sendok makan tepung roti
100 ml air
1 sendok makan minyak untuk menumis
100 gram keju cepat leleh, diparut untuk taburan
Daun bawang secukupnya (pilihan)

Hiasan

1/8 Irisan jeruk lemon
1kue kering
1 sendok teh saos tiram (siap oles)
Sehelai seledri
Saos tomat secukupnya
Keju parut secukupnya

Cara Membuat:

1 . Bahan toping, rebus air sampai mendidih dan masukkan makaroni serta jagung yang sudah dipipil , tunggu sampai matang, Angkat dan sisihkan.
2. Panaskan minyak. Tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum. Tambahkan daging giling, makaroni dan jagung. Aduk rata hingga berubah warna.
2. Masukan saus tomat, garam, merica, dan gula. Aduk rata. Tambahkan air. aduk hingga kental dan meresap. Angkat, sisihkan.
3. Aduk rata telur, garam, gula, dan merica.
4. Panaskan teflon kecil (diameter 14 cm). Olesi dengan margarin dan masukkan kulit lumpia, kemudian tuang telur. Masak hingga setengah matang.
5. Tambahkan toping. Tabur keju dan tepung roti. Tutup pan. Masak hingga matang dan keju meleleh.
6. Angkat dan hidangkan dalam piring saji.
7. Hias dengan jeruk lemon, keju parut, saos tomat, daun seledri, saos tiram dan kue kering.

Selamat Mencoba, Untuk Buka Puasa🤗😍

** mohon maklum hiasnya tak rapi😫( berebut ni kakak adek mau parutin keju) tapi soal rasa insyaallah mantullll😋, saking semangatnya tak ada 5 menit sudah laris manis...😅

#kmor2020
#30harimenulis
#harike8
#alazcreative

Thursday, April 30, 2020

Buku Jendela Ilmu

          Dalam proses belajar mengajar, buku mempunyai peran yang sangat penting. Buku adalah salah satu faktor pendukung dalam keberhasilan proses pembelajaran. Sebagai contoh, seorang guru yang akan menyampaikan informasi ke murid tidak cukup hanya melalui verbal atau peraga saja, akan tetapi membutuhkan media pendukung untuk menambah informasi, agar apa yang menjadi tujuan pembelajaran tercapai dengan baik.

        Disinilah peran buku menjadi sangat penting untuk menjembatani antara guru dan murid. Media buku juga dapat dijadikan referensi untuk pembaca dan penulis dalam membuat suatu karya. Dengan membaca, kita akan mendapatkan informasi yang baru dan akan menambah banyak wawasan.

        Mengingat pentingnya manfaat buku itu sendiri, mari sejak dini kita tumbuhkan minat baca. Kita budidayakan dalam setiap aktifitas dengan membaca buku, agar dapat mengikuti perkembangan teknologi dan informasi.

Semangat baca ya sobattttt🤗😍

#kmor2020
#30harimenulis
#harike7
#alazcreative


Wednesday, April 29, 2020

Guruku Pahlawanku

💖Guruku Pahlawanku💖

Guruku...
Engkau adalah teladan terbaikku.
Engkau adalah mutiara ilmu, yang tak akan pernah sirna dari hatiku.

Perjuanganmu...
Pengorbananmu..
Sangat berarti bagiku
Dengan sabar dan ikhlas engkau ajarkan ilmu
Engkau bimbing aku hingga mampu

Guruku...
Engkau adalah Pahlawan Sejatiku
Tanpamu aku tak akan kokoh berdiri
Hadapi semua tantangan hidup ini

Sampai kapanpun..
Aku tak akan bisa membalas budi baikmu
Kupanjatkan doa untukmu selalu
Terimakasiku padamu atas semua jasa jasamu
                              😘@@@🤗

#kmor2020
#30harimenulis
#harike6
#alazcreative

Tuesday, April 28, 2020

Keluargaku adalah Syurgaku

Keluarga?
Menurut kalian apa makna keluarga?
Bagiku keluarga adalah Anugrah.
Anugrah yang sangat indah untuk disyukuri.
Tangis, sedih, bahagia, dan tertawa selalu hadir menambah rasa.

Oh indahnya keluarga kecilku
Ayah, kakak ,adik kalian semua adalah penyejuk hati ummi.
Semoga Allah selalu berkahi keluarga ini.
Tuntunlah kami, bimbinglah kami ya Rabb.
Ijinkanlah kami kelak, tuk berkumpul disyurga FirdausMu.
                                  😍 @@@🤗

#kmor2020
#30harimenulis
#harike5
#alazcreative

💖Guruku Pahlawanku💖

Guruku...
Engkau adalah teladan terbaikku.
Engkau adalah mutiara ilmu, yang tak akan pernah sirna dari hatiku.

Perjuanganmu...
Pengorbananmu..
Sangat berarti bagiku
Dengan sabar dan ikhlas engkau ajarkan ilmu
Engkau bimbing aku hingga mampu

Guruku...
Engkau adalah Pahlawan Sejatiku
Tanpamu aku tak akan kokoh berdiri
Hadapi semua tantangan hidup ini

Sampai kapanpun..
Aku tak akan bisa membalas budi baikmu
Kupanjatkan doa untukmu selalu
Terimakasiku padamu atas semua jasa jasamu
                              😘@@@🤗

#kmor2020
#30harimenulis
#harike6
#alazcreative


Monday, April 27, 2020

Tilawah Qur'an

Memasuki ramadhan hari ke-3 Alhamdulillah, semangat anak anak masih luar biasa.😍
Meskipun masih #dirumahaja tapi tak mengendorkan semangat juangnya untuk meraih banyak pahala. Good job nak, lanjutkannnn😘😁

Yaaa meskipun kadang banyak sekali iklannya..he, tangisan, rengekan atau hanya sekedar berebut mainan. tapi itulah keseruan yang namanya anak anak. Salah satu cobaan yang harus dilewatin. Mereka akan menjadi anak anak sholehah, calon ulama besar yang tangguh, hafidzoh. Tentu semua butuh perjuangan jadi umminya harus extra sabar yaaa😂.

Ini ada ceritanya ya sobattt , ketika ada sesuatu yang tiba tiba masuk kedalam rumah padahal semua pintu sudah terkunci. Siapa ya kira kira?, masuk dari mana?, terus apa yang terjadi? Simak yukkkkk..🤗

"Dekkkk, adekkkkkk". Panggil kakak ke dek azlin.
"Kenapa kak, bentar aku lagi bantuin ayah dikamar".
"Yaelah adik ma, bentar doang dek, lihat sini dech". Kakak masih berusaha panggil adik sambil melihat kamar.

"Yah bentar ya yah, aku dipanggil kakak".kata azlin
"Oh ya udah, sana kakaknya ditemenin dulu". Ayah berusaha mengambil kertas yang dipegang oleh azlin.

"Kenapa kak?".
"Aku kan lagi bantuin ayah dikamar, kakak malah panggil panggil". Terlihat sedikit kesal tapi juga penasaran.

"Ini dek lihat dech". menarik tangan adik sambil menunjuk ke arah bawah.
"Ini apaan ya? kok ada bekas coklat coklat dilantai".tanya kakak ke adik.
"Lah mana adik tau, kan kakak dari tadi yang didepan, ya kan?".
"Ummi dibelakang lagi nyuci,aku ma ayah dikamar kan?".

"Iya dek makannya kakak panggil adek, sapa tau adek  ngelihat apa gitu?, kakak juga gak tau soalnya kan kakak dari tadi lagi tilawah".

"Pas kakak tilawah kok kayak ada yang lewat gituuu, terus pas kakak nengok keluar jendela gak ada siapa siapa".
"Terus kakak lanjut tilawah lagi duduk disitu?".  Sambil menunjuk karpet.

"Ya udah kak, gak ada apa apa kan pintu gerbang dikunci".
"Insyaallah aman". "Gak ada yang masuk". Adik beranjak pergi menuju kamar ayah.

"Bentar dek, kakak masih penasaran".

Tiba tiba ummi datang dari arah dapur ke ruang tamu.
"Ono opo ,ono opo nduk". Ummi bertanya keheranan dengan anak anak.
"Coba sini deh mi, lihat mii, masak ada bekas apa tau ni, coklat coklat dilantai".kata kakak dengan menunjuk kebawah lantai.
"Ada yang masuk kayaknya mi"."ih takuuttt".kakak menutup muka dengan kedua tangan.
"Ih kakak ma, aneh"."kata buguru, kalau takut itu sama Allah".kata adek.

"Hemmmmm..adik.kakak juga takutlah sama Allah".
"Ini ma kan beda dik".penasaran dan melihat bekas kotoran dilantai.
"Sudah sudah gak ada apa apa,tenang nak,kakak dilanjut saja tilawah dan murojaahnya".
"Pintu gerbang kan sudah dikunci".ummi berusaha menenangkan kakak. Melihat kakak sudah faham dan tenang, ummi pun beranjak berdiri dan mengangguk ke kakak.
"Sekarang dibersihkan saja kotorannya, adik tolong ambil sapu ya dibelakang".adik mengangguk dan segera meluncur kebelakang.

"Aaaaaaaaaaaaa.....ummmiiiiiiii,takutttttttttt".
"Kenapa nak, gak usah teriak". Sambil berjalan ummi menyusul adik.
"Meooooooongggggg...meongggggg".tiba tiba bruno lari dengan cepatnya, kebingungan mencari jalan keluar dan kaget melihat ummi dan adik.

"Masyallah, brunooooooo.". kakak histeris sambil menyusul bruno yang sedang berlari keluar pintu gerbang.

"Ya allah kenapa ini, kok heboh semua".ayah keluar dari kamar karena merasa terganggu.

"Hehehe..ayah, maaf ya yah"." Bruno kucing depan rumah masuk itu yah lewat lubang".kakak menunjuk lubang bawah pintu gerbang.
" ya sudah gakpapa mungkin dia lapar jadi masuk sampe kedalam, langsung bersihkan saja bekas kakinya nak". Kata ayah.
                               @@@

"Alhamdulillah bruno dah pergi ".
"Lanjut dulu tilawahnya deh biar bisa 1 juz tiap hari".
"Ya Allah semoga dimudahkan, mau beramal baik saja banyak godaannya".
"Sabar ya Allah". Kakak bicara sendiri dan mengelus dada.

"Aku ikutan ya kak, kata ayah aku suruh temenin kakak tilawah".adik datang dan duduk depan kakak.
"Adek juga ikut tilawah dong, jangan malah gangguin kakak ya?".kakak menatap adik.
"Adik ambil Al Qur'an itu ya, terus kakak benerin kalau ada yang salah". Kakak menunjuk rak buku samping aquarium ikan.
"Ada keutamaan hadistnya dek, kakak bacain ya". Kakak buka buku tahsin dan membacakan ke adik.
" khoirukum man taallamal quraana wa'allamah".
"Artinya, sebaik baik kalian adalah yang mempelajari al qur'an dan mengajarkannya(H.R Bukhori)".

"Gimana dah tau kan dek?"."yuk tilawah dimulaiiiii".tutup buku dan membuka alqur'an kesayangannya.

"Siap kakakkkkk".adik angkat dua jempol tanda setuju.
"Alhamdulillah, gitu dong ".kakak tersenyum.
"Nanti kalau bruno masuk lagi langsung aku berhetiin, Stopppppppp bruno, hehehe". Adik bergaya sambil tangan kanan mendorong kedepan.😅😘

                            @@@
#kmor2020
#30harimenulis
#harike4
#alazcreative












Sunday, April 26, 2020

Ta' jil Buka Puasa

Ramadhan tahun ini Alhamdulillah dek azlin sudah ikut puasa full sampai magrib. Umurnya belum genap 6 tahun tapi masyaallah semangatnya luar biasa, ingin berpuasa full seperti kakak,ayah dan juga ummi😍.

Kira kira gimana ya cerita seru buka puasa pertamanya. Penasaran jadinya kan hihihi, soalnya  sholehah satu ini paling hobi  makan, bisa gak ya Azlin nahan lapar dan minum sampai bedug magrib?🤔 . Ayuk langsung saja kita simak..🤗

"Umiìiiiiii, umiiiiiiiii".
"Ummiii laperrrr". Suara panggilan merdu, dan sedikit merengek dari dek Azlin.
"Kakak, umi mana?". Sambil tiduran melihat kak Aliya.
"Ada dek, kenapa cari ummi?, didapur lagi masak buat buka puasa". Kakak mengelus rambut adik sambil tiduran disamping adik.

Dari dapur ummi menghampiri adik dan kakak yang sedang tiduran dikarpet ruang tengah.

"Kenapa nak, maaf umi lagi masak didapur tidak bisa bolak balik kedepan ya, takut masakan umi gosong".

"Iya umi, tapi aku laper banget , pusing, anget, mau makan ummi". Sambil merengek dek azlin terus pegang kuat tangan ummi.

"Masyaallah, sabar ya nak puasa itu memang menahan lapar dan haus, tidak cuman adik yang lapar, kakak, ayah, uti, kung, teman teman, semuanya sedang menahan lapar. meski adik masih tahap belajar puasa, tapi ummi yakin. adik bisa, adek kan hebat seperti rosullullah saw".

"Biar puasanya tidak sia sia, adik sama kakak harus perbanyak aktifitas amaliahnya ya, bisa dzikir atau tilawah dan murojaah sambil menunggu waktu buka".

"Nanti dapat pahala yang banyak ya ummi?, masuk syurga kan ummi?, seneng banget kalau aku masuk syurga". Adik mulai senyum senyum melihat umi sambil duduk disebelah umi.

"Insyaallah dek, bulan ramadhan adalah bulan yang istimewa, untuk itu kita jangan sampai jadi orang yang merugi ya, yang hanya menahan lapar dan haus saja.

"Ummi, ummi, kakak juga mau dong dapat pahala yang banyak biar bisa masuk surga bareng adik, ayah dan ummi". Kakak bersegera mengambil al qur'an diatas meja.
"Masyaallah, amiin amiin. Jadi gimana ni adik dan kakak masih semangat kan puasanya sampai magrib?. Tanya ummi.

" Masihhhh dong ummi, puasa, puasa".  jawab adik dan kakak sangat bersemangat.
" Alhamdulillah, anak anak sholeha ummi hebat semua". Ummi peluk kakak dan adik dengan penuh bangga.

"Sekarang aku mau murojaah dulu, mau nabung pahala buat masuk syurga, sini dek murojaah bareng". Ajak kakak ke dek azlin .

"Mau, mau kak tapi satu suroh saja ya kak". Rayu  adik ke kak Aliya sambil senyum senyum.

" nahhhhhh kannn mulai nihhh, tadi ummi bilang apa coba? Adek lupa yaa? Hayooo? kan harus perbanyak amalan kebaikan agar puasa kita tidak sia sia". Sambil melirik ke ummi kakak ingatkan adik azlin. Mulutnya tersenyum lebar, tangan kanan menggoyang badan adik yang sedang duduk diam.

" Dalam sabdanya, rosulullah saw menyampaikan bahwa membaca 1 huruf al qur'an itu, akan diberikan balasan oleh Allah SWT 10 kali lipat. Kalau adik bacanya banyak, nahhh lebih banyak lagi tabungan pahalannya".

"Kakak bacakan ya dek."
" Rosulullah saw bersabda:
" Barang siapa yang membaca satu huruf dari al qur'an maka ia akan mendapat satu kebaikan, dan dari satu kebaikan itu berlipat menjadi sepuluh kebaikan. Aku tidak mengatakan Alif lam mim sebagai satu huruf. Akan tetapi Alif satu huruf,lam satu huruf ,mim satu huruf (H.R Bukhori)".

"Masyaallah, gitu ya kak". Oke, Yuk kita murojaah bareng bareng ya kak,  biar ummi lanjutin masak buat buka"."makasih kakak, sayang kakak iya😍🤗".
                                    @@@

Ngenggg...ngenggg. "permisi, permisi ummi". Adik datang tiba tiba dengan seluncurannya menggunakan sekuter pink dari ruang tamu ke dapur mengagetkan ummi.

"Astagfirullahaladzim nakkkk, hati hati takutnya kepleset". Ummi menengok ke adik yang mulai mendekat.
"Hehe...iya maaf ummi, seru naik sekuternya".

"Ummi masak apa untuk buka?".tanya adik sambil menengok penggorengan di atas kompor.
" Alhamdulillah ummi masak sayur sop nak sama ayam goreng".jawab ummi.

"Menu pembuka hari ini , ummi buat risol mayo.  "Kesukaan kakak dan adik kan?".senyum kearah adik.🤤

" Alhamdulillah...yeeeuyyy..ayam goreng lagi, ayam goreng lagi sama risol mayo, aku suka". adik langsung meluncur dengan sekuternya menuju ke ruang tamu.

"Alhamdulillah selesai tilawah, semoga bisa istikomah 1 hari 1 juz". cerita kakak ke adik.
"Amiinn". adik menyela dan duduk disamping kakak.
"Ihhhhh...kakak pinter banget..gemessss...gemessss".sambil tertawa pegang kedua pipi kakak Aliya.

Selesai murojaah, kakak Aliya dan adik Azlin bersiap untuk buka. Seperti biasa mereka membersihkan dan menyiapkan tempat untuk makan. Dari dapur dibawa makanan satu persatu keruang depan. Terlihat semangat sekali dengan wajah ceria mereka menyambut buka puasa dihari pertama.😍

"Alhamdulillah hidangan buka sudah siap". Ummi memastikan sambil mengecek piring satu persatu.

"Alhamdulillah, Allah berikan rizki untuk kita hari ini. Kita harus bersyukur ya nak".
" Jangan lupa kita doakan saudara saudara kita diluar sana juga ya, supaya diberikan keberkahan dan dimudahkan segala urusan mereka dibulan ramadhan ini". Ayah tersenyum dan duduk disamping kakak dan adik.
"Oh ya yah, boleh pinjam hp sebentarrrr aja,hehe". Kakak aliya mulai merayu ayah dan tersenyum.
"Biasa ayahhh, ayah lupa ya".

Ayahpun keheranan menatap kakak dan adik bergantian.

" Hihihihi..ayah ma lucu kalau kelihatan bingung". Kata kakak mulai menggoda ayah.
"Ssssstttt.. kakak jangan begitu sama ayah".
"Kasian ayah jadi bingung tuch, kakak minta hp buat apa?".
"Anak kecil gak boleh mainan hp kak, ntar mata bisa sakit, kepala jadi pusing". Merasa dewasa didepan kakak dan ayahnya😁

"Ini yah buat dengerin kultum, kan tiap hari ada kultum dari teman teman sekolah digrup kelas". Kakak berusaha menjelaskan ke ayah .
"Oh iiiyaaaaaaa, astagfirullahaladzim".
"Yuk kita dengar bersama kultum dari teman kakak, panggil ummi kesini ya  dek".
"Assssiappppppp ayah..hehe".

Ayah ,kakak,ummi dan adik duduk melingkar dan menyimak kultum dari handphone ayah.

17.51 wib, "Allahhuakbar, Allahhuakbar....". Terdengar suara adzan magrib berkumandang.
"Alhamdulillah, Alhamdulillah sudah magrib". Terdengar suara adik Azlin paling lantang😍.

Wajah kemenangan terlihat dari muka polosnya. sambil kegirangan senyumnya terus melebar tanpa henti. Terharu bercampur bahagia melihat suasana waktu itu😭😍. Kakak Aliya pun langsung memeluk adik dengan ucapakan selamat, ayah juga tak lupa berikan senyum terbaiknya. Setelah perjuangan satu hari penuh, Alhamdulillah Allah berikan kemenangan itu.

"Yuk kita harus segera berbuka, sesuai anjuran Rosulullah SAW". Ayah memimpin doa diikutin oleh semuanya.
"Allahumma lakasumtu waa bika aamantu waalarizqiqo aftortu birohmatika yaa arhama roohiimiin".
"Bismillah, yuk boleh dimakan kurmanya dulu ya".kata ayah.

"Aku mau risol mayo ummi, hemmmm lezattt".kata adik sambil menggoyang goyangkan badannya.
"Aku mau buahnya juga ummi".
"Masyaallah, sabar ya nak".
"Kita buka dulu sesuai sunnah ya, boleh dengan kurma atau yang manis manis".
"Seperti ummi, upzzzzz".😅

"Yeeeeeeee ummi maa bercanda". Kata kakak dan adik.
"Manisan aku lahhh..hihi". kakak pun gak mau kalah.
"Sudah sudah bercandanya nanti lagi, kita makan dulu baru sholat berjamaah ya".kata ayah

"Nyammmmmm, nyammmmmm ".
"Alhamdulillah segar umi buahnya".
"Aku suka". Kata dek Azlin.

"Yeeeeeeee adik ma makan mulu, gak inget tadi siapa yang merengek ummiiiiii, ummmmi lapeerrrrrr". Goda kakak ke adik sambil menirukan gaya adik azlin.

"Aaaaa kakak ma". dek azlin mulai malu.
"Kabuuuurrrrrrrr ahhhhh, wudhu aja ah, aku pertama horeeeee menang, juara satu wudhunya". Dengan suara lantangnya berlari dari ruang depan kebelakang.😘😄

                                    @@@
#kmor2020
#30harimenulis
#harike3
#alazcreative
















Friday, April 24, 2020

Marhaban ya ramadhan 1441 H

First Ramadhan with my little family

Selamat datang bulan suci penuh berkah dan ampunan. Alhamdulillah Allah SWT pertemukan dengan ramadhan tahun ini. Semoga kita termasuk orang-orang yang mendapat keberkahan. Semoga Allah SWT segera Angkat Wabah Covid 19 dari muka bumi ini. Ya Allah berikanlah kami kemudahan dan kekuatan menjalankan ibadah puasa ditengah pandemik virus Covid 19.amiin


Bismillahirrohmanirrohim,
Masyaallah hari ini  hari pertama ramadhan bersama keluarga kecilku(Ayah,Ummi,kak Aliya ,dek Azlin).

Ditengah wabah covid 19 seperti sekarang ini tentu bukan hal yang mudah ya terlebih buat anak anak yang harus tetap stay dirumah aja , bahkan jauh sebelum ramadhan datang. Sedangkan biasanya ramdhan sebelumnya bisa ngabuburit walau hanya sekedar mencari angin segar 😁.
Alhamdulillah anak anak sejauh ini sudah faham dan terbiasa dengan kondisi saat ini, tetap bersabar ya nak insyaallah akan ada waktunya wabah ini berakhir..semangat shol✊✊😘

Hari ini juga awal nge-blog lagi setelah 12 tahun vacum dari dunia blog , kebayang kan ya gimana berantakannya blog tercinta ini, dan memang jarang tulis juga sich sebelumnya😅, terlupakan begitu saja karena kesibukkan setiap harinya😂, dan biasanya iseng iseng nulisnya dibuku diary itupun kalau lagi mau ya..hihihi..

Alhamdulillah ramadhan tahun ini ummi dapat kesempatan, buat belajar nulis bareng Bunda 3M3 lewat program kmor2020, hayukkkk semangat lagi semangat yukkkk..🤗 meski dirumah aja harus produktif ni biar kata cuman ibu rumah tangga ya..😁


"Sauuuurrrrr"
"Saurrrrrrrrrr"
"Yes besok puasa, asyikk puasa horeeee.."

Azlin dengan suara lantangnya semangat menyanyikan yel yel puasa, sambil naik sekuter pink kesayangannya mondar mandir diruang tengah.

"Adek sudah siap puasa?"kata kak Aliya
"Iya aku besok puasa..horeee."jawab adik
"Emang puasa itu apa dek?adik tau puasa?"tanya kak Aliya sambil penasaran menatap wajah adiknya yang lagi markirin sekuternya.
"Tau lah kak."jawab azlin
"Puasa itu begini kak"(yel yel yang didapat dari sekolah ), kedua tangan azlin siap bertepuk.
" tepuk puasa"
"Tidak makan tidak minum tidak jajan"
"Jaga hati jaga lisan jaga mata"
"Qur'an terus dibaca sambil menunggu buka"
"Tarawih bangun sahur jangan lupa, puasaaaa."

"Wah masyaallah seru yel yelnya, 😍 semangat ya adik nanti puasanya!" kak Aliya sambil mengejar adik naik sekuter.
                                   @@@

💞BALON AIR💞
-------------
Kriiiiiiiiiingggg...kriiiiiiiiiingggg terdengar Alarm bunyi pukul 03.30 wib.
"Bangun bangun sholehah kita mau sahur nak."ummi duduk sambil memegang rambut kakak.
Adik dan ayah yang juga mendengar suara ummi pun mulai gerak gerak kakinya sambil buka mata.😘

"Adik bangun dek jangan merem lagi, ayok bangun dik". kak Aliya goyang goyangkan kaki adek sambil memiringkan badan adik.

Semua bangun dan langsung ambil air wudhu untuk sholat tahajud, ummi langsung siapkan makanan buat sahur. Ummi tidak ikut puasa dihari pertama ramadhan tahun ini karena ada tamu bulanan😁. Ummi langsung bersiap siap memasak didapur.

"Umi masak apa?", adik penasaran menyusul uminya yang sedang goreng ayam.
"Ayam kriuk nak". Ummi melihat adik sambil senyum dan lihatin adonan ayam kriuk.
"Yesss ayam kriuk, yesss".adik senyum dan langsung lari keruang depan.

Makanan sahur siap diruang depan. Semua lesehan duduk berhadapan dan melingkar.

"Adek pinter ya, kakak  seneng adik bisa ikutan saur.semoga bisa full ya dek puasanya".kakak semangatin adik sambil nepuk bahu adik.

"Ayah kita sebelum tidur malam sudah niat puasa kan ya?diulang lagi tidak yah?", kata kakak Aliya.

 "Niatnya kan sudah semalam, sekarang kita langsung baca doa makan saja gakpapa nak". "bismillah ya pelan pelan makanya". Ayah pimpin doa sambil angkat kedua tangan.

04.10 wib nyammm...nyammmm,"Alhamdulillah umi enak ayam kriuknya, aku suka puasa". Sambil mengambil lagi ayam kriuk dipiring putih dekat kakak.

Selesai sahur kakak dan adik bantu umi bawa piring piring kotor ke wastafel dan menyusul ayah ambil air wudhu.

"Sekarang kita sholat subuh dulu, terus murojaah baru mainannnnn...ihhhh seruuu ya kak, iya kan kak?"seru azlin
Sambil menggoyang tangan kakak.

"Iya kita nanti mainan balon tiup ya dek bikin sendiri aja pake sabun cuci piring ya, soalnya kita lagi lockdown dek jadi nanti mainan didalam  rumah saja ya tiup tiupnya". Kata kak Aliya sambil menatap ke adik.

Ayah, kak Aliya dan dek Azlin kemudian sholat subuh berjamaah, lanjut tilawah dan murojaah.

"Yeeeeuyyyy...hore horeee..main balon tiup sambil".  tepuk tepuk kegirangan sambil lompat lompat kak Aliya dan dek Azlin.

"Nak sini sini duduk depan umi, umi mau bilang sesuatu".  Ummi mengambil bantal kursi dan menaruhnya disampingnya. "Karena kondisi pandemi covid 19 jadi kita mainan didalam rumah saja ya nak".kata ummi

"Iya kita harus bersabar ya, kalau ramadhan tahun ini berbeda dengan ramadhan sebelumnya, tidak tarawih dan sholat dimasjid. Insyaallah Allah SWT maha tau bahwa kita sedang menjadi pahlawan juga dengan berada dirumah aja,  supaya tidak tertular dan menulari orang lain  dan memutus mata rantai penularan virus. Terus perbanyak amalan dibulan romadhon ini ya nak, dhuha jangan lupa,tilawah,sedekah,murojaah ya..semangat ya kakak sama adik. Anak ayah masyaallah hebat semua".memeluk dan mencium kening kakak adik.

"Iya ayah, umi, aku ma adek mainan didalam rumah aja ,sekarang mau bikin balonnya yuk". Ajak kak aliya ke adik azlin.

" Ayukkkkk. Horeeee. Murojaah kan sudah ya kak?, kita sekarang bikin balon. yeeeuuuuyyy". dek azlin kegirangan sambil naik sekuter kesana kemari.

" Sabun cuci piring, tempat balon air, sapu lidi sudah siaaapppp". Kakak mengambil alat alat dari dapur dibawa ke halaman depan rumah.
"Tuang..tuang...tuang..campur air, aduk aduk jadi dechh".

" tiupnya pakai apa kak?". kata dek azlin
"Ini dek,sapu lidinya kan lemes dibengkokin saja dek ,ni kan bisa jadi bulat.hehe".
" Yeayyyy..kakak hebat". adik tepuk tangan dan senyum ke kak aliya.

" Mulaiiii tiup...hushhhh...hushhhhh ". sambil lari lari kakak dan adik semangat tiup balonnya.

" Ummi sini ikut tiup". dik Azlin semangat melambaikan tangan kanannya mengajak ummi untuk tiup balon.
"ASiaaaappp, umi ikutan ya.husshhhhh..hushhhh. tiup lagi tiup lagi nak".umi tertawa kegirangan.

"Wahhhh...umi pinter bisa besar..horeeee". sorak kakak dan adik.

" Horeeee...iya besar banget ini". Tiba tiba ayah menyela begitu saja dan duduk disamping ummi.
" masyaallah besar banget ini". sambil melihat ke muka umi dan senyum melihatkan giginya🤔".

"Ayaaaaaaahhhhhhh". seru anak anak membela ummi tercinta sambil berteriak". " bukan ummi yang besar tapi balonnya yang ditiup umi" .kata kakak dan adik .

Hahahhahaha...semua pun tertawa.

Masyaallah seru luar biasa melihat anak anak bahagia  tertawa, walau dengan alat seadanya bisa untuk mengisi waktu dibulan puasa.
   
                                     @@@


 #kmor2020
 #30harimenulis
 #harike1
 #dirumahaja
 #ummuAlaZduohafidzah
 # alazcreative


 
back to top